Rabu, 01 Oktober 2014

tips dan trik

tips dan trik :

1. jika ingin pindah shift karna bentrok dengan jadwal kuliah sebaiknya memilih shift yang bisa di ikuti sampai PATI selesai agar tidak bingung saat mengerjakan tugas.
2. kalau masuk ruangan sebaiknya lepas sepatu dan juga kaos kakinya, jangan lupa membawa kartu berwarna biru dan juga KTM.
3. jangan datang terlambat karena tidk akan mendapatkan kursi dan akan di pindah ke shift selanjutnya.

Perkembangan Teknologi Bidang Bioteknologi


http://image.slidesharecdn.com/16-130811011738-phpapp01/95/16oktabioteknologi-xiia3-1-638.jpg?cb=1376201959
Bioteknologi merupakan teknologi yang memanfaatkan agen hayati atau bagian-bagiannya untuk menghasilkan barang dan jasa dalam skala industri untuk memenuhi kebutuhan manusia. Definisi seperti ini merupakan definisi bioteknologi klasik (konvensional). Bioteknologi modern memanfaatkan agen hayati atau bagian-bagian yang telah direkayasa secara in vitro dalam menghasilkan barang dan jasa dalam skala industri.

Pemanfaatan bioteknologi berkembang mulai dari biomedis hingga daur ulang logam dari batuan mineral berkualitas rendah. Bioteknologi modern telah melibatkan jasad hidup. Khususnya mikroba yang telah di rekayasa mengalami perubahan genetik secara in vitro dan hibrid somatik untuk meningkatkan aktivitasnya. Dalam bioteknologi modern, hampir semua proses teknologi memungkinkan pertumbuhan mikroba yang terlibat dalam proses dapat mencapai optimum dan produk semaksimal mungkin.

Bioteknologi dikembangkan untuk meningkatkan nilai bahan mentah dengan memanfaatkan kemampuan mikroorganisme atau bagian-bagiannya, misal bakteri dan kapang. Selain itu, bioteknologi juga memanfaatkan sel tumbuhan dan sel hewan yang dibiakkan sebagai konstituen bernagai proses industri. Penerapan bioteknologi pada umumnya mencakup produksi sel atau biomassa dan perubahan (transformasi) kimia yang diinginkan. Transformasi kimia tersebut kemudian dapat dibagi menjadi dua sub bagian, yaitu:

a. Pembentukan suatu produk akhir yang diinginkan, contoh: enzim, antibiotik, asam organik, dan steroid.

b. Penguraian suatu bahan baku yang diberikan, contohnya: buangan air limbah, destruksi, buangan industri, atau tumpahan minyak

·         Perkembangan Bioteknologi

Perkembangan bioteknologi berlangsung sangat pesat dengan adanya perkembangan biologi molekuler yang menggunakan teknik-teknik canggih untuk menciptakan terobosan baru dalam rangka peningkatan efisiensi dan ekonomi industri bioteknologi. Teknik-teknik yang digunakan dalam bioteknologi antara lain: kultur jaringan melalui protoplasma, rekayasa genetika yang meliputi manipulasi DNA rekombinan, teknik penginderaan secara molekuler dan kelengkapan rancang bangun suatu alat untuk menumbuhkan mikroba yang memungkinkan berlangsungnya suatu reaksi biologi.

·         Peran Bioteknologi

Bioteknologi berperan sangat besar dalam kehidupan manusia. Orang Sumeria dan Babilonia telah menikmati bir sejak 6000 tahun sebelum masehi. Orang Mesir telah membuat adonan kue asam sejak 4000 tahun sebelum masehi. Bukti bahwa organisme sanggup melakukan fermentasi didapat dari studi awal L. Pasteur (1857-1876), sehingga Pasteur disebut bapak bioteknologi. Pada masa kini, bioteknologi bukan hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah meluas dalam berbagai bidang, seperti rekayasa genetika, penanggulangan populasi, penciptaan sumber energi, penemuan bahan medis maupun farmasi, dan lain-lain. Berikut adalah contoh peran bioteknologi dalam beberapa bidang kehidupan manusia. Bayi Tabung

Banyak pasangan suami istri yang tidak dapat memperoleh keturunan, karena spermatozoa dan ovum tidak dapat bertemu karena hal-hal tertentu. Untuk mengatasinya, spermatozoa dan ovum dapat dipertemukan di dalam tabung (in vitro=di dalam tabung). Caranya, ovum istri dan spermatozoa suami diambil. Untuk memperoleh ovum dalam jumlah banyak, si istri disuntik dengan hormon agar menghasilkan beberapa ovum. Ovum dan spermatozoa simasukkan ke dalam cawan petri berisi medium yang sesuai dengan suhu tubuh. Maka terjadilah fertilisasi in vitro membentuk zigot. Zigot berkembang menjadi embrio. Embrio yang baik dipelihara dan yang jelek disisihkan. Embrio yang memenuhi syarat dimasukkan ke dalam rahim agar berkembang menjadi janin di dalam rahim (in vivo=di dalam tubuh). Bayi yang lahir dengan cara demikian disebut bayi tabung. Bayi tabung yang pertama bernama Lousie Brown, dilahirkan di Inggris tanggal 25 Juli 1978. Teknik ini umumnya melanggar etika sehingga jarang digunakan. Rekayasa Genetika

Sifat makhluk hidup tersimpan dalam gen. Gen adalah penentu sifat yang ada di kromosom. Jika gen diubah, maka sifat makhluk hidup itu juga ikut berubah. Karena itu, para ilmuwan berusaha untuk merubah-rubah gen makhluk hidup agar memperoleh organisme baru dengan sifat yang dikehendaki. Kegiatan memanipulasi gen untuk mendapatkan produk baru dengan mengubah-ubah gen makhluk hidup disebut Rekayasa Genetika.





·         BIOTEKNOLOGI  DALAM  BERBAGAI  BIDANG

            Bioteknologi adalah suatu teknik modern untuk mengubah bahan mentah melalui transformasi biologi sehingga menjadi produk yang berguna.  Supriatna (1992 ) memberi batasan tentang arti bioteknologi secara lebih lengkap, yakni: pemanfaatan prinsip–prinsip ilmiah dan kerekayasaan terhadap organisme, sistem atau proses biologis untuk menghasilkan dan atau meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan hidup manusia.

Bioteknologi Dalam Bidang Pertanian

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEghxqXb6ljWnwx-xsach7o-zCfQzwjlr1WEntX-7gN8xQiwfLWbV2rJ23wAK1VG2kDgJQNv8wtMtYwkRZ11OQxGwfM07DcucR318lpwlGwJSKgnrimLHeg6IEc8XPsoGArFAiKCmfum6qA/s1600/Hidroponik.jpg

            Rifai (2001) mengatakan, penggunaan bioteknologi untuk menciptakan kultivar unggul seperti tanaman padi dan tanaman semusim sangat berguna untuk pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia.  Karenanya, pengembangan bioteknologi diberbagai bidang perlu mendapat perhatian serius.  Satu fakta yang tidak dapat dipungkiri akibat ketertinggalan negara kita mengembangkan bioteknologi adalah dimanfaatkannya plasma nutfah negara kita oleh negara lain.  Durian bangkok dan mangga berwarna keunguan dari Australia adalah sebagian kecil contohnya.

Bioteknologi seperti transgenik dalam bidang pertanian pada dasarnya  telah mulai dikembangkan, namun penolakan-penolakan dari berbagai pihak menyebabkan teknologi ini tidak pesat perkembangannya.Tanaman-tanaman pertanian yang telah berhasil meningkatkan produksi dan kualitas melalui transgenik antara lain kapas, jagung, dan lain-lain.

Pro dan kontra penggunaan tanaman transgenik ramai dibicarakan diberbagai media massa.   Salah satu contohnya adalah kapas transgenik.  Pihak yang pro, terutama para petinggi dan wakil petani yang tahu betul hasil uji coba di lapangan memandang kapas transgenik sebagai mimpi yang dapat membuat kenyataan, sedangkan Pihak yang kontra, sangat ekstrim mengungkapkan berbagai bahaya hipotetik tanaman transgenik (Tajudin, 2001).

Selain kapas, Setyarini (2000) memaparkan tentang kontroversi penggunaan tanaman jagung yang telah direkayasa  secara genetik untuk pakan unggas.  Kekhawatiran yang muncul adalah produk akhir unggas Indonesia akan mengandung genetically modified organism ( GMO ).  Masalah lain yang menjadi kekhawatiran berbagai pihak adalah potensinya dalam mengganggu keseimbangan lingkungan antara lain serbuk sari jagung dialam bebas dapat  mengawini gulma-gulma liar, sehingga menghasilkan gulma unggul yang sulit dibasmi. Sebaliknya, kelompok masyarakat  yang pro mengatakan bahwa dengan jagung transgenik selain akan mempercepat swa sembada jagung, manfaat lain adalah jagung yang dihasilkan mempunyai kualitas yang hebat, kebal terhadap serangan hama sehingga petani tidak perlu menyemprot pestisida.

            Bagaimana cara kita menyikapinya?, satu-satunya jalan adalah dengan melakukan beberapa tahapan pengujian, studi kelayakan, serta sistem pengawasan yang ketat oleh instansi yang berwenang.  Disini, pihak peneliti memegang peranan penting dalam mengungkap dan membuktikan atau menyanggah berbagai kekhawatiran yang timbul. 

Bioteknologi dalam Bidang Peternakan dan Perikanan
 http://riskyhanung.files.wordpress.com/2012/12/fish-article1.jpg

            Penggunaan bioteknologi guna meningkatkan produksi peternakan  meliputi : 1) teknologi produksi, seperti inseminasi buatan, embrio transfer, kriopreservasi embrio, fertilisasi in vitro, sexing sperma maupun embrio, cloning dan spliting. 2) rekayasa genetika, seperti  genome maps, masker asisted selection, transgenik, identifikasi genetik, konservasi molekuler, 3) peningkatan efisiensi dan kualitas pakan, seperti manipulasi mikroba rumen, dan 4) bioteknologi yang berkaitan dengan bidang veteriner  (Gordon, 1994; Niemann dan Kues, 2000).

            Teknologi reproduksi yang telah banyak dikembangkan adalah a) transfer embrio berupa teknik Multiple Ovulation and Embrio Transfer (MOET).  Teknik ini telah diaplikasikan secara luas di Eropa, Jepang, Amerika dan Australia dalam dua dasawarsa terakhir untuk menghasilkan anak (embrio) yang banyak dalam satu kali siklus reproduksi.   b) cloning  telah dimulai sejak 1980an pada domba. Saat ini pembelahan embrio secara fisik (spliting) mampu menghasilkan kembar identik pada domba, sapi, babi dan kuda.  c) produksi embrio secara in vitro; teknologi In vitro Maturation (IVM), In Vitro Fertilisation (IVF), In Vitro Culture (IVC), telah berkembang dengan pesat.  Kelinci, mencit, manusia, sapi, babi dan  domba  telah berhasil dilahirkan melalui fertilisasi in vitro (Hafes, 1993).

Di Indonesia, transfer embrio mulai dilakukan pada tahun 1987.  Dengan  teknik ini seekor sapi betina, mampu menghasilkan 20-30 ekor anak sapi (pedet) pertahun. Penelitian terakhir membuktikan bahwa, menciptakan jenis ternak unggul sudah bukan masalah lagi. Dengan teknologi transgenik, yakni dengan jalan mengisolasi gen unggul, memanipulasi, dan kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lain, maka ternak unggul yang  diinginkan dapat diperoleh.  Babi transgenik, di Princeton Amerika Serikat kini sudah berhasil memproduksi hemoglobin manusia sebanyak 10 – 15 % dari total hemoglobin manusia, bahkan laporan terakhir mencatat adanya peningkatan persentasi hemoglobin manusia yang dapat dihasilkan oleh babi transgenik ini.

            Dalam bidang perikanan, kebutuhan adanya penerapan  teknologi sangat  dinantikan, mengingat adanya penangkapan ikan yang  melebihi potensi lestari (over fishing), banyaknya terumbu karang yang rusak dan dengan adanya peningkatan konsumsi ikan.  Menteri Kelautan dan Perikanan, Sarwono  mengakui adanya kebutuhan penerapan teknologi, tetapi ia juga mengakui adanya ketakutan pada dampak penerapan teknologi tinggi.

Penelitian bioteknologi dalam bidang perikanan, di utamakan pada tiga kelompok, yaitu:  akuakultur, pemanfaatan produksi alam, dan prosesing bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi. Pengembangan bioteknologi dibidang akuakultur meliputi seleksi, hibridasi, rekayasa kromosom, dan pendekatan biologi molekuler seperti transgenik sangat dibutuhkan untuk menyediakan benih dan induk ikan.

Pada akuakultur, program peningkatan sistem kekebalan ikan telah dilakukan dengan menggunakan vaksin, imunostimulan, probiotik, dan  bioremediasi. Vaksin dapat memacu produksi antibiotik specifik dan hanya efektif untuk mencegah  satu patogen tertentu. Imunostimulan merupakan teknik meningkatkan kekebalan yang non specifik, misalnya lipopolysaccharide dan  B-glucan  yang telah diterapkan untuk ikan dan udang di Indonesia.  Probiotik  diaplikasikan pada pakan atau dalam lingkungan perairan budidaya sebagai penyeimbang  mikroba dalam pencernaan dan lingkungan perairan .

Pada tahun 1980  penelitian transgenik pada ikan telah dimulai dengan mengintroduksi gen tertentu kepada   organisme hidup lainnya serta mengamati fungsinya secara in vitro.  Dalam teknik ini, gen asing hasil isolasi di injeksi secara makro ke dalam telur untuk memproduksi galur ikan yang mengandung gen asing tersebut.  Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan ikan transgenik, yaitu: 1) isolasi gen (clone DNA) yang akan diinjeksi pada telur, 2) Identifikasi gen pada anak ikan yang  telah mendapatkan injeksi gen asing tadi,  dan 3) keragaman dari turunan ikan yang diinjeksi gen asing tersebut.

Bioteknologi dalam Bidang Kesehatan dan Pengobatan

            Suatu terobosan baru telah dilakukan di Colorado AS.  Pasangan Jack dan Lisa  melakukan program bayi tabung bukan semata-mata untuk mendapatkan turunan, tetapi karena perlu donor bagi putrinya Molly yang berusia 6 tahun dan menderita penyakit fanconi anemia (Gatra, 2000).  Fanconi anemia adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sumsum tulang belakang sebagai penghasil darah. Jika dibiarkan akan menyebabkan penyakit leukemia. Satu-satunya pengobatan adalah melakukan pencakokkan sumsum tulang dari saudara sekandung, tetapi  masalahnya, Molly adalah anak tunggal. Teknologi bayi tabung  diterapkan untuk mendapatkan anak yang bebas dari penyakit fanconi anemia. Melalui teknik “Pra Implantasi genetik diagnosis” dapat dideteksi embrio-embrio yang membawa gen fanconi. Dari 15 embrio yang dihasilkan, ternyata hanya 1 embrio yang terbebas dari gen fanconi. Embrio ini kemudian ditransfer ke rahim Lisa dan 14 embrio lainnya dimusnahkan. Bayi tabung  ini lahir 29 Agustus 2000 yang lalu, dan beberapa jam setelah lahir, diambil sampel darah dari umbilical  cord (pembuluh darah yang menghubungkan bayi dengan placenta) untuk ditransfer ke darah Molly. Sel-sel dalam darah tersebut diharapkan akan merangsang sumsum tulang belakang Molly untuk memproduksi darah

Contoh penggunaan rekayasa genetika adalah pembuatan insulin. Gen penghasil insulin manusi dipotong dari DNA manusia dengan enzim. Gen tersebut lalu disambungkan pada plasmid bakteri E. coli. hasil sambungan plasmid dan gen insulin lalu dimasukkan ke dalam

bakteri E. coli. Bakteri tersebut dipelihara di dalam medium khusus sehingga berkembang biak dengan cepat dan dapat memproduksi insulin manusia. Insulin yang dihasilkan ditampung untuk dijual pada penderita kencing manis (Diabetes Melitus). Tanaman Transgenik

Tanaman trasngenik sebenarnya merupakan salah-satu produk dari rekayasa genetika yang dilakukan terhadap tumbuhan. Tanaman ini menjadi penting karena dewasa ini sebagian besar produk yang dikembangkan oleh industri bioteknologi lebih banyak kepada tanaman budidaya yang memiliki nilai jual besar. Teknik pembuatan tanaman transgenik tidak jauh berbeda dengan pembuatan insulin. Sifat yang biasanya dimasukkan ke dalam tanaman adalah anti hama, anti gulma, mampu memproduksi protein tertentu, dan lain sebagainya.

·         IMPLIKASI  BIOTEKNOLOGI  BAGI  KESEJAHTERAAN   MANUSIA

            Penggunaan bioteknologi, sebagaimana ilmu pengetahuan lainnya kadang-kadang bersifat embigu, yakni disatu sisi dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia, tetapi disisi lain dapat dimanipulasi untuk tujuan destruktif. Teknik rekayasa genetik misalnya, menjanjikan kepada kita antara lain dapat menghilangkan berbagai jenis penyakit keturunan melalui “penggantian” gen. Pada kondisi yang sama pembelokan tehnik ini bisa saja terjadi akibat munculnya godaan, sehingga manusia melalui percobaannya dapat menciptakan manusia super atau bahkan menciptakan monster maupun penjahat demi mencapai tujuannya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dampak bioteknologi terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia. Hewan–hewan yang telah mengalami modifikasi secara genetik belum tentu langsung dapat dikonsumsi oleh manusia karena efek samping resiko genetik atau adanya residu antibiotik pada daging yang akan termakan oleh manusia akibat pengobatan jangka panjang, demikian pendapat sebagian orang.  Namun, sebagian lainnya mengatakan bahwa dengan bioteknologi, produk makanan menjadi lebih sehat, contohnya daging dapat diproduksi kandungan lemak dan kolesterol yang rendah atau jenis susu yang lebih mudah  dicerna.

Sumber : http://civicsedu.blogspot.com/2012/06/peranan-dan-perkembangan-teknologi.html







Prospek Jurusan Perternakan

 http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0c/Cow_female_black_white.jpg

Jurusan Peternakan adalah lembaga yang sudah berkembang dan memberi kontribusi yang tidak sedikit pada perkembangan sains dan teknologi secara regional maupun nasional. Modal dasar sebagai Institusi Akademik yang profesional dengan garansi sains dan teknologi sudah dimiliki dan berkembang menjadi sumber kekuatan dan keunggulan Institusi ini selama 25 tahun.  Keberadaan jurusan peternakan  sudah mendapat pengakuan publik sejak 25 tahun yang lalu sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menghasilkan sarjana yang handal, unggul dalam inovasi iptek dan profesional.  Jurusan peternakan juga telah menghasilkan wirausaha tangguh dan mampu bersaing di dunia usaha.
Pengakuan publik merupakan pengejewantahan dari visi dan misi jurusan peternakan dan jaminan standar mutu yang dikembangkan sebelum, selama dan setelah proses pendidikan berlangsung. Secara akademik Jurusan Peternakan mendapatkan pengakuan dari Direktorat Pendidikan Tinggi  pada tahun 2007 yaitu Prodi Produksi Ternak memperoleh status akreditasi dengan nilkai “A” dengan SK BAN PT No.: 015/BAN-PT/Ak-X/S1/VII/2007 yang berlaku hingga 10 Juli 2012.
Seiring dengan kemajuan iptek di dunia usaha dan industri, untuk menyelaraskan kebutuhan pengguna akan SDM sarjana peternakan Jurusan Peternakan telah menetapkan visi yaitu menjadi penyelenggara pendidikan tinggi terkemuka dalam pengembangan IPTEK di bidang peternakan terpadu berbasis kewirausahaan berdasarkan nilai-nilai Islam untuk kesejahteraan manusia. Dan telah mengembangkan substansi kurikulum Jurusan Peternakan melalui penguatan akademik dan kompetensi sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi dari program studi sehingga lebih memantapkan langkah untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkemajuan dan terdepan.
Tujuan berternak
Suatu usaha agribisnis seperti peternakan harus mempunyai tujuan, yang berguna sebagai evaluasi kegiatan yang dilakukan selama beternak salah atau benar  Contoh tujuan peternakan yaitu tujuan komersial sebagai cara memperoleh keuntungan. Bila tujuan ini yang ditetapkan maka segala prinsip ekonomi perusahaan, ekonomi mikro dan makro, konsep akuntansi dan manajemen harus diterapkan. Namun apabila peternakan dibuka untuk tujuan pemanfaatan sumber daya, misalnya tanah atau untuk mengisi waktu luang tujuan utama memang bukan merupakan aspek komersial, namun harus tetap mengharapkan modal yang ditanamkan dapat kembali.
Manfaat dan hasil beternak
Manfaat yang dapat diambil dari usaha beternak kambing selain diambil hasil dagingnya, kambing dapat diambil hasil kulitnya, kotorannya dapat dimaanfaatkan untuk pupuk dan hasil tulangnya juga dimanfaatkan. Bahkan jenis-jenis kambing tertentu dapat dimbil hasil susunya, hasil bulunya untuk bahan kain wol.
Manfaat yang dapat diambil dari usaha beternak lebah Apis mellifera yang bibit awalnya didatangkan dari Australia adalah jasanya untuk polinasi (penyerbukan) tanaman, banyak pemilik perkebunan di luar Indonesia yang menyewa koloni lebah dari peternak untuk melakukan penyerbukan tanaman di perkebunannya. Perkebunan yang sering menyewa koloni lebah adalah perkebunan apel.
Beternak kelinci juga banyak memiliki manfaat, diantaranya yaitu daging yang dapat diambil untuk menambah gizi keluarga, penambah penghasilan keluarga, kulit kelinci dapat dijual untuk bahan industri, kotoran serta air kencingnya dapat kita jual untuk dijadikan pupuk tanaman serta untuk bahan bakar biogas.
Manajemen pemeliharaan ternak diperkenalkan sebagai upaya untuk dapat memberikan keuntungan yang optimal bagi pemilik peternakan.[10] Dalam manajemen pemeliharaan ternak dipelajari, antara lain :Seleksi Bibit, Pakan, Kandang, Sistem Perkawinan, Kesehatan Hewan, Tata Laksana Pemeliharaan dan Pemasaran. Pakan yang berkualitas baik atau mengandung gizi yang cukup akan berpengaruh baik terhadap yaitu tumbuh sehat, cepat gemuk, berkembangbiak dengan baik, jumlah ternak yang mati atau sakit akan berkurang, serta jumlah anak yang lahir dan hidup sampai disapih meningkat. Singkatnya, pakan dapat menentukan kualitas ternak.  Selain itu berdasarkan penelitian, hasil dari kualitas pupuk dari ternak potong dengan ternak perah berbeda. Ternak yang diberi makanan bermutu (seperti ternak perah)akan menghasilkan pupuk yang berkualitas baik, sebaliknya ternak yang makanannya kurang baik juga akan menghasilkan pupuk yang kualitasnya rendah.
Program dan Strategi Pemasaran
Dalam melakukan pemasaran hasil produk ternak sapi potong dituntut adanya tingkat kejelian “Manager Pemasaran”, khususnya di dalam cara menetapkan atau melaksanakan program dan strategi pemasaran. Demikian juga perlu memperhatikan masalah rantai pemasaran, sebab panjang pendeknya suatu rantai pemasaran produksi yang ditunjukkan oleh besarnya margin pemasaran. Sebab suatu kebiasaan yang sering terjadi tingginya harga jual suatu jenis produk tertentu oleh pihak lembaga pemasaran justru akan dibebankan dalam harga yang harus di bayarkan konsumen ataupun oleh pihak produsen.
Adapun diantara penyebab-penyebab utama besarnya biaya pemasaran suatu jenis produk perumahan adalah : (a). Lembaga pemasaran bekerja kurang efisien dan efektif ; (b). Kurangnya keahlian lembaga pemasaran di dalam menangani produk yang dipasarkan ; dan (C). Keadaan prasarana dan sarana yang kurang menunjang di dalam melakukan kegiatan pemasaran.
Sebagai pedoman didalam menyusun strategi pemasaran bagi pihak “Manager Pemasaran”, harus memperhatikan adanya 4 (empat) tahapan dalam memprediksi jumlab permintaan pasar, yaitu antara lain:
Menentukan peluang pasar dan sasaran buyer yang dituju serta menentukan bagian pasar yang mungkin diraih oleh perusahaan.
Membagi total permintaan menjadi beberapa komponen utama sesuai dengan kecenderungan permintaan konsumen potensial, selain sistim pembayaran ditawarkan.
Melakukan peramalan pasar termasuk hal-hal yang turut mempengaruhi permintaan masing-masing bagian atau segmen konsumen, untuk seterusnya mengevaluasi sebab-sebab bagaimana hal ini dapat terjadi.
Melakukan analisa sensitivitas untuk mendekati/mengetahui point-point mana dan unsur biaya yang labil dalam mempengaruhi arus keuangan usaha, dan sekaligus mengukur tingkat risiko peramalan.
Penyusunan suatu program pemasaran adalah dimaksudkan untuk menjamin kelancaran tercapainya target-target penjualan, sedangkan didalam menyusun strategi pemasaran juga harus mempertimbangkan masalah karakteristik masing-masing pasar, termasuk keadaan sarana prasarana penunjangnya dan pelakunya itu sendiri sehingga bagi seorang manajer pemasaran perlu memperhatikan hal-hal ini:
            Tetap menjaga kestabilan, kesinambungan dan kualitas produk ternak sapi potong yang ditawarkan agar dapat menanamkan rasa kepercayaan konsumen terhadap kredibilitas perusahaan.
Tetap mengadakan riset dan penelitian secara tetap dan berkala terhadap perkembangan dan fluktuasi harga bulanan, yang terendah maupun yang tertinggi menurut waktu.
Sarjana Peternakan jadi Rebutan Pasar Kerja
Dunia peternakan sejatinya menawarkan peluang usaha yang sangat besar di pasaran. Buktinya, semakin banyak perusahaan mengaku kekurangan sarjana tenaga ahli peternakan akibat sedikitnya minat mahasiswa mempelajari peternakan. Hal ini sangat disayangkan karena peluang itu tidak sepenuhnya dapat dimanfaatkan.
Ketua Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM, drh. Imbang Dwi R. M.Kes, mengatakan hal itu merupakan kelebihan bagi mahasiswa FPP saat ini. Sarjana peternakan menjadi rebutan di pasar kerja karena pasar lebih besar daripada lulusan. Meski demikian, jurusan peternakan UMM tidak boleh lengah karena harus tetap menjaga kualitas lulusannya agar memuaskan pengguna lulusannya.
“UMM sendiri masih belum bisa sepenuhnya memenuhi permintaan pasar karena keterbatasan jumlah mahasiswa. Padahal kepercayaan perusahaan pada FPP UMM sangat luar biasa,” tambah Imbang. Diakuinya, sejak jauh hari sebelum lulus, banyak perusahaan memesan sarjana peternakan UMM.
Saat ini FPP UMM masih melanjutkan kerjasama rekruitmen sarjana dengan PT. Wonokoyo Jaya Corpindo. Kali ini adalah periode keempat kerjasama di antara dua lembaga ini sejak 1992. Tak hanya merekrut lulusan, Wonokoyo juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa tingkat akhir sebesar Rp. 750 ribu tiap bulan. Hal ini terungkap pada pemantapan kerjasama yang dibarengi dengan kuliah tamu yang berlangsung, Jumat (14/01). Kuliah tamu menghadirkan pimpinan Human Resource Department (HRD) di Wonokoyo, drh. Heri Kurniawan.
Heri mengatakan, masih banyak peluang bagi lulusan UMM yang berminat mengajukan lamaran ke perusahaannya. “Ajukan saja lamaran kepada kami insyallahditerima,” ungkapnya meyakinkan. Perusahaan Wonokoyo diakuinya sebagai perusahaan perunggasan yang mampu memimpin pasar dengan kualitas terbaik di Indonesia.
Dalam kuliahnya, Heri menyarankan penambahan muatan kurikulum perunggasan. Sebab, unggas merupakan kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia yang paling besar. Angkanya bisa mencapai 46,62% untuk permintaan boiler, yang mengalahkan konsumsi daging sapi sebesar 20,51%, babi 10,09%, dan 17, 4% untuk unggas lainnya.
Dari fakta tersebut kemudian tercipta semboyan Wonokoyo, yaitu dengan ayam membangun bangsa.  Sehingga, selain fokus pada pengembangan perusahaan diperhatikan juga pengembangan SDM bagi karyawan yang menjadi strategi utama perusahaan. Selalu dilakukan pelatihan regular dan pembiayaan S2 bagi karyawan yang berprestasi. Sehingga nantinya manajemen farm dapat diolah secara professional untuk menghasilkan produk yang bermutu.
Hingga saat ini Wonokoyo masih membuka berbagai lowongan pekerjaan. Antara lain pada posisi, staff teknis untuk bagian Bread Farm dan Commersial Farm untuk wilayah Jatim. Sedangkan pada Feedmeal dan Slaughter, juga membutuhkan karyawan baru yang bersedia menjadi tenaga QS/ lab di wilayah Jatim. Sementara itu Marketing F and D membuka lowongan untuk ditempatkan di seluruh Indonesia.(rwp/nas)


Kota Kediri Adalah Kota Tahu


 http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/50/Kediri_East_Java.jpg
Kota Kediri adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota Kediri dengan luas wilayah 63,40 km² terbelah oleh sungai Brantas yang membujur dari selatan ke utara sepanjang 7 kilometer.Artefak arkeologi yang ditemukan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa daerah sekitar Kediri menjadi lokasi kerajaan Kediri, sebuah kerajaan Hindu di abad ke-11.[2]Kota ini merupakan pusat perdagangan utama untuk gula Indonesia dan industri rokok.[3] Kota ini dinobatkan sebagai peringkat pertama Indonesia Most Recommended City for Investment pada tahun 2010[4] berdasarkan survey oleh SWA yang dibantu oleh Business Digest, unit bisnis riset grup SWA. Di kota ini juga, pabrik rokok kretek Gudang Garam berdiri dan berkembang.Kota Kediri merupakan ibukota dari Karesidenan Kediri yang terdiri dari beberapa kota dan kabupaten yaitu kabupaten Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek.
Sejarah berdirinya Kabupaten Kediri bisa dikategorikan dalam beberapa fase. Fase pertama di mulai pada jaman kerajaan yang dipimpin oleh Airlangga. Airlangga yang waktu bergelar CRIMAHARAJA RAKELAHU CRILO-KESWARA DHARMAWANGSA AIRLANGGA ANANTA WIKRAMA-TUNGGADEWA telah berhasil menyatukan daerah-daerah kerajaan Dharmawangsa yang telah pecah-belah akibat pengaruh Sriwijaya.Sesuai dengan kehidupan orang Hindu, Airlangga ingin memenuhi kewajibannya yaitu menjadi pertapa, dan sebelum mengundurkan diri pada tahun 1041 ia membagi kerajaanmenjadi dua bagian untuk kedua putranya.

Adapun pembagian kerajaan sebagai berikut :
  1. Bagian Timur: Kerajaan Jenggala denga ibukota Kahuripan meliputi daearah Surabaya, Malang dan Besuki.
  2. Bagian Barat: Kerajaan Panjalu atau Kadiri meliputi daerah Kediri, Madiun dengan ibukota Dahapura.
   Ketika Airlangga menjadi pertapa, Ia dikenal dengan nama JATIWINDRA atau MAHARESI GENTAYU hingga akhir hidupnya tahun 1049. Abu jenasahnya dimakamkan dilereng Gunung Peanggungan.
     Fase kedua adalah dimana Kerajaan Kadiri bermula. Seusai era kerajaan Jenggala, berdirilah satu kerajaan bernama Panjalu dan terkenal dengan nama Dhaha, letak ibukotanya kira-kira di kota Kediri sekarang ini. Pada pertengahan abad ke-11 mulailah sejarah kerajaan Kadiri, dengan SRI JAYAWARSA sebagai raja pertama yang memerintah pada tahun 1104-1115 M.
    Raja Kadiri terakhir adalah KERTAJAYA yang memerintah pada tahun 1185-1222 M, ia memerintah dengan sewenang-wenang hingga timbul pemberontakan yang melemahkan kerajaan. Seperti pertentangan-pertentangan antara Kertjaya dengan golongan Pendeta.
   Golongan Pendeta menyingkir ke Tumapel (Ken Arok) dan selanjutnya mengadakan pemberontakan. Penyerangan Tumapel (Ken Arok) pada tahun 1222 telah meruntuhkan kerajaan Kadiri, mulailah tahta kerajaan diduduki oleh Ken Arok dan Kerajaan dipindah ke Singosari.
  Dalam masa kepemimpinan kerajaan Singosari, yang di pegang oleh Kertanegara, terdapat beberapa keberhasilan yang bisa diraih dalam pemerintahan Kartanegara tersebut, seperti :
  • Mempersatukan Nusantara
  • Pembinaan menjadi Negara Maritim yang teguh
  • Membantu perkembangan agama Syiwa dan Budha
  • Dengan berkembangnya kekuasaan Singosari, hal ini menimbulkan kecurigaan negara-negara sekitarnya, lebih-lebih kerajaan Mongol (Cina) dibawah Kaisar Kubilai Khan, yang ingin merebut tanah air kita.
Fase berikutnya masuk sejak dikuasainya Nusantara oleh pemerintahan Hindia Belanda.
    Pada tahun 1906, berdasarkan Staasblad no. 148 tertanggal 1 maret 1906, mulai berlaku tanggal 1 April 1906 dibentuk Gemeente Kediri sebagai tempat kedudukan Resident Kediri, sifat pemerintahan otonom terbatas dan sudah mempunyai Gemeente Road sebanyak 13 orang, yang terdiri atas 8 orang golongan Eropa dan yang disamakan, 4 orang Pribumi (Inlander) dan 1 orang Bangsa Timur Asing, dan berdasarkan Stbl No. 173 tertanggal 13 Maret 1906 ditettapkan anggaran keuangan sebesar f. 15.240 dalam satu tahun, pada tanggal 1 Nopember 1928 berdasarkan Stbl No. 498 menjadi Zelfstanding Gemeenteschap mulai berlaku tanggal 1 Januari 1928 (menjadi otonom penuh).
   Setelah Belanda menyerah kepada Jepang pada tanggal 10 Maret 1942, maka Kota Kediri pun mengalami perubahan pemerintahan. Karena wilayah kerja Gemeente Kediri yang begitu kecil dan tugasnya sangat terbatas oleh pemerintah Jepang daerahnya diperluas menjadi daerah kota sekarang daerah Kediri Shi dikepalai oleh Shicho.
   Kediri Shi terdiri dari 3 Son dikepalai oleh Shoncho Son itu terdiri dari beberapa Ku dikepalai Kucho Pemerintahan Kediri Shi dipimpin oleh seorang Shicho (Walikotamadya) tidak saja menjalankan pemerintahan otonomi tetapi juga menjalankan algemeen bestuur (Pemerintahan Umum). Hanya di bidang otonomi tidak didampingi oleh DPRD. Wewenang penuh ditangan Kediri Shicho.
   Setelah menyerahnya Jepang kepada Sekutu, habislah sejarah Pemerintah Jepang di Kediri, maka Pemerintah beralih kepada RI. Mula-mula walikota Kediri didampingi oleh Komite Nasional Kotamadya, kemudian daerah berkembang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
  ‘Tahu’ apabila kita mendengar kata tahu yang tergambar adalah makanan yang bahan dasarnya dari kedelai, warnanya putih, bentuknya kotak, kenyal dan identik sebagai makanan orang desa. Tetapi jangan heran, ada yang beda dengan tahu asli Kota Kediri. Tahu tidak lagi berwarna putih tetapi kuning dan biasa disebut tahu takwa. Tahu  kuning ini adalah salah satu produk unggulan Kota Kediri. Sehingga bila anda berkunjung ke Kota Kediri terasa kurang lengkap jika pulang tidak membawa oleh-oleh tahu kuning.
   Distribusi tahu kuning ini terpusat di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Patimura dimana sepanjang jalan itu berderet perusahaan sekaligus toko tahu kuning yang sudah berdiri puluhan tahun. Salah satunya pusat oleh-oleh tahu kuning LTT. Nama LTT singkatan dari Liem Tien Thin yang merupakan pendiri dari perusahaan tahu kuning LTT ini. Berdiri sekitar 46 tahun lalu dan hingga waktu ini tetap menjaga kualitas tahu yang diproduksi guna memberikan kepuasan pada pelanggan setianya.
   Proses pembuatan tahu kuning ini sama dengan pembuatan tahu biasa. Yakni, kedelai direndam dalam air selama kurang lebih empat jam sampai terkelupas kulit arinya. Selanjutnya dimasak dengan dimasukkan ke dalam mesin untuk digiling menjadi adonan halus. Setelah selesai hasil olahan 


tersebut dimasukkan ke dalam wadah seperti sumur untuk disaring menggunakan kain guna diambil saripatinya.  Sedangkan ampasnya biasanya ada yang membeli untuk diolah menjadi tempe gembos.
   Saripati kedelai tersebut kemudian diaduk perlahan dengan takaran tertentu dan dicampur cuka. Setelah itu dimasukkan ke dalam cetakan yang berbentuk persegi. Usai diratakan dan ditekan supaya padat kemudian didiamkan sampai dingin dan mengeras. Setelah proses tersebut selesai tahu siap dipotong kota-kotak.
  Sedangkan warna kuning yang menjadi ciri khusus terbuat dari pewarna alami yakni dari campuran air dan tumbukan kunyit. Tetapi jika kehabisan stok kunyit diganti dengan pewarna makanan. Tetapi jangan khawatir, pewarna makanan yang digunakan selalu sesuai standart Badan POM yang aman digunakan dan menjadikan tahu bisa bertahan beberapa hari. Selain itu apabila dibawa ke luar kota untuk perjalanan beberapa hari, tahu kuning bisa direndam di dalam air panas.
  Kelebihan tahu kuning dibanding tahu biasa terdapat pada rasanya, dimana rasa tahu kuning ini lebih gurih dan baunya lebih harum.  Bisa dimakan langsung atau dimasak lebih dulu, pokoknya terserah suka suka kita. Yang jelas lezat dan nikmat, digoreng  atau dijadikan campuran sayur lodeh pedas, hemm…, uenak…,dijamin anda ketagihan.
  Soal harga jangan khawatir, sangat terjangkau. Rp 15 ribu untuk satu paket tahu kuning isi 10 biji yang dikemas dalam wadah anyaman bambu atau yang biasa disebut besek. Jika anda penasaran dan tertarik, kunjungilah Kota Kediri. Anda bisa mampir di Jalan Yos Sudarso atau di Jalan Patimura sebelah utara Alun Alun Kota Kediri sekitar 500 meter.
   http://achmadfariszal.files.wordpress.com/2012/09/images.jpeg?w=430

    Ragam kesenian di Kabupaten Kediri tentunya tidak lepas dari sejarah kerajaan Kediri.Beberapa kesenian khas daerah yang dapat dinikmati wisatawan antara lain Seni Jaranan, kethek ogleng dll
Kesenian Jaranan menyuguhkan berbagai atraksi menarik yang kadang mampu membangkitkan rasa takjub.Atraksi gerak pemain dengan diiringi tabuhan gamelan serta sesekali diselingi unsur magis menjadikan kesenian ini layak ditonton.
Di Kabupaten Kediri terdapat beberapa kesenian Jaranan yang dapat dinikmati diantaranya Jaranan Senterewe, Jaranan Pegon, Jaranan Dor, dan Jaranan Jowo. Jaranan Jowo merupakan salah satu kesenian Jaranan yang mengandung unsur magis dalam tariannya. Dimana pada puncaknya penari akan mengalami TRANCE (kesurupan) dan melakukan aksi berbahaya yang terkadang di luar akal manusia.
    Sedangkan Jaranan Dor, Jaranan Pegon, dan Jaranan Senterewe lebih mengedepan kan kreatifitas gerak dengan iringan musik yang dinamis. Jaranan Senterewe merupakan jaranan yang digemari, karena dalam penampilannya selalu disertai hiburan lagu-lagu yang bernada diatonis. Seluruh kesenian jaranandi Kabupaten Kediri berada di bawah naungan Paguyuban Seni Jaranan (PASJAR) Kabupaten Kediri. Pemakeman Jaranan Kediri mengalami kendala karena hampir di setipa daerah terdapat kesenian ini, terutama daerah sekitar kediri, namun berbeda gerakanya. Perlu kajian sejarah untuk menetapkan pakem.

sumber :

https://id-id.facebook.com/notes/kota-kediri/kuliner-gurihnya-tahu-kuning-oleh-oleh-khas-kota-kediri/10150319146407136

Selasa, 30 September 2014

sejarah UMM

 http://agamaislam.umm.ac.id/files/image/kampus3umm.jpg


Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah Malang merupakan cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tang-gal 19 Juni 1963.

Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi, (2) Fakultas Hukum, dan (3) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta) dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Fakultas yang kemudian ditambahkan adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977. Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas Pertanian, kemudian menyusul Fakultas Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada. Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan akademik).  Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

http://admissions.umm.ac.id/files/image/kampus1_umm.JPG
gambar: kampus 1
 http://fikes.umm.ac.id/files/image/Kampus%202%20UMM.JPG
 gambar: kampus 2

Dalam bidang sarana fisik dan fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I di Jalan Bandung No. 1, Kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII  yang pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.


source: UMM